BerandaDAERAH46 ASN Pasbar Ikuti Ujian Dinas Berbasis CAT, Wabup Pastikan Seleksi Transparan

46 ASN Pasbar Ikuti Ujian Dinas Berbasis CAT, Wabup Pastikan Seleksi Transparan

PASAMAN BARAT, Mikanews.id | Sebanyak 46 aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat mengikuti Ujian Dinas Tingkat I, Ujian Dinas Tingkat II, dan Ujian Penyesuaian Kenaikan Pangkat (UPKP) berbasis Computer Assisted Test (CAT) di Unit Pelaksana Teknis (UPT) Badan Kepegawaian Negara (BKN) Padang, Kamis (30/7/2026).

Ujian Dinas ASN Pasbar tersebut difasilitasi oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Pasaman Barat sebagai bagian dari upaya memperkuat penerapan sistem merit sekaligus meningkatkan kompetensi dan profesionalisme aparatur sipil negara.

Pelaksanaan ujian mendapat perhatian langsung dari Wakil Bupati Pasaman Barat M. Ihpan yang meninjau jalannya seleksi di lokasi.

ASNKehadiran wakil bupati bertujuan memastikan seluruh tahapan ujian berlangsung sesuai ketentuan, objektif, serta transparan.

Kegiatan tersebut dibuka oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala BKPSDM Pasaman Barat, Yosmar Difia, didampingi Kepala UPT BKN Padang, Fahriza.

Dari total 46 peserta, sebanyak 13 orang mengikuti Ujian Dinas Tingkat I, 21 orang mengikuti Ujian Dinas Tingkat II, dan 12 orang mengikuti Ujian Penyesuaian Kenaikan Pangkat (UPKP).

Seluruh peserta berasal dari berbagai perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat.

Plt. Kepala BKPSDM Pasaman Barat, Yosmar Difia, menjelaskan bahwa seluruh proses seleksi menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT) yang diterapkan oleh BKN.

Sistem tersebut dirancang agar proses penilaian berlangsung cepat, objektif, transparan, dan akuntabel.

Menurutnya, penggunaan CAT memberikan jaminan bahwa hasil ujian sepenuhnya ditentukan oleh kemampuan masing-masing peserta tanpa adanya campur tangan pihak lain.

“Melalui sistem CAT, hasil ujian diperoleh berdasarkan kemampuan masing-masing peserta tanpa campur tangan pihak lain.

Sistem ini juga menjadi bagian dari transformasi digital dalam manajemen kepegawaian,” ujar Yosmar.

Ia menerangkan, materi ujian mencakup kemampuan dasar, pemahaman terhadap tugas pemerintahan, serta penguasaan berbagai regulasi yang berkaitan dengan tugas dan fungsi ASN.

Setelah menyelesaikan ujian berbasis komputer, seluruh peserta melanjutkan tahapan wawancara makalah.

Tahapan ini bertujuan mengukur kemampuan analisis, komunikasi, serta penguasaan materi sesuai bidang tugas masing-masing peserta.

Yosmar menegaskan bahwa pelaksanaan ujian dinas dan UPKP bukan sekadar memenuhi persyaratan administratif untuk pengembangan karier.

Lebih dari itu, ujian menjadi instrumen untuk menilai kesiapan ASN dalam memikul tanggung jawab yang lebih besar di lingkungan pemerintahan.

Ia berharap seluruh peserta mampu menunjukkan kompetensi terbaik sehingga proses pengembangan karier ASN benar-benar didasarkan pada kemampuan dan kualitas individu.

“Kami berharap seluruh peserta dapat menunjukkan kemampuan terbaiknya.

Selain menjadi syarat kenaikan pangkat, kegiatan ini juga diharapkan mampu melahirkan ASN yang berintegritas, berwawasan luas, dan memiliki kapasitas yang lebih baik dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan serta pembangunan daerah,” katanya.

Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia aparatur melalui berbagai program pengembangan kompetensi yang sejalan dengan kebijakan nasional.

Upaya tersebut diarahkan untuk mewujudkan birokrasi yang profesional, adaptif, serta berorientasi pada pelayanan publik sesuai dengan nilai dasar ASN BerAKHLAK.(*)

(red)

Google News

Related News

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini