BerandaDAERAHTinjau Lokasi Longsor Sinuruik, Sekda Pasbar dan Kaban Kesbangpol Sampaikan Duka Mendalam

Tinjau Lokasi Longsor Sinuruik, Sekda Pasbar dan Kaban Kesbangpol Sampaikan Duka Mendalam

PASAMAN BARAT | Mikanews.Id : Langit Sinuruik masih tampak muram ketika Sekretaris Daerah Pasaman Barat, Doddy San Ismail, bersama Kaban Kesbangpol Yosmar Difia, menapaki jalur berlumpur menuju lokasi longsor di Jorong Tinggam Harapan. Aroma tanah basah dan suara alat berat yang terus bekerja memecah kesunyian duka di kawasan itu.

Bukan hanya meninjau titik longsor, Sekda juga mendatangi para korban selamat serta keluarga yang masih kehilangan anggota keluarganya. Tangis dan pelukan pecah saat rombongan pemerintah tiba di tenda darurat.

“Kami sudah pasrah, Nak. Tapi kami berharap jasad keluarga kami cepat ditemukan, setidaknya untuk dimakamkan dengan layak,” tutur Mardiah (54), salah satu keluarga korban, dengan suara bergetar.

Mendengar keluhan dan harapan warga, Sekda berusaha memberi ketenangan.

“Atas nama Pemerintah Daerah, kami menyampaikan duka yang paling dalam. Ini bukan hanya duka keluarga, tetapi duka seluruh Pasaman Barat.” ujar Doddy San Ismail.

Ia menegaskan bahwa pemerintah mengerahkan seluruh kemampuan untuk mempercepat evakuasi dan pencarian. Tim gabungan Pemda, TNI, Polri, BNPB, dan Basarnas terus bekerja meski kondisi medan berat.

Baca juga : Kapolres Pasaman Barat Pimpin Apel Kesiapan Tanggap Darurat Bencana

“Tolong bersabar. Semua tim bekerja tanpa henti. Mohon doanya agar proses ini berjalan lancar,” tambah Sekda.

Warga lain, Rinaldi (37), yang rumahnya nyaris rata dengan tanah, mengungkapkan kepiluan yang sama.
“Kami hanya bisa berdiri dan melihat tanah bergerak menelan rumah kami. Tidak ada yang bisa diselamatkan. Tapi kami bersyukur pemerintah cepat datang membantu.”

Hingga berita ini diturunkan, suara mesin alat berat masih terdengar dari balik gundukan tanah. Tim SAR berjibaku membersihkan material longsor, berharap setiap ayunan sekop dan gerakan ekskavator membawa kabar bagi keluarga yang menanti dalam cemas.*mika
(Akhir)

Google News

Related News

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini