PADANG | Mikanews.ID : Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat kembali menunjukkan kinerja positif dalam pengembangan inovasi daerah. Berdasarkan hasil penilaian Indeks Inovasi Daerah (IID), Pasaman Barat menempati peringkat ketiga se-Sumatera Barat dengan skor 60,17 pada kategori pemerintah daerah inovatif.
Pencapaian ini diraih setelah Pemkab Pasaman Barat mengajukan 46 inovasi daerah melalui aplikasi Innovative Government Award (IGA) Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia.
Dari hasil penilaian tersebut, Kabupaten Padang Pariaman meraih peringkat pertama, disusul Kabupaten Dharmasraya di posisi kedua.
Penghargaan IID diberikan dalam dua kluster, yakni kluster kota dan kluster kabupaten. Pada kluster kabupaten, Pasaman Barat berhasil menembus tiga besar, mencerminkan konsistensi pemerintah daerah dalam membangun budaya inovasi di lingkungan organisasi perangkat daerah (OPD).
Penghargaan tersebut diterima Sekretaris Daerah Kabupaten Pasaman Barat, Doddy San Ismail, didampingi Pelaksana Tugas Kepala Bappelitbangda, dalam Rapat Koordinasi Kelitbangan Evaluasi Inovasi Daerah Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Sumatera Barat, Kamis (18/12/2025).
Baca juga : Wali Nagari Sinuruik Sambut Rombongan Kapolres Pasaman Barat Serahkan Bantuan Korban Bencana
Sekda Pasaman Barat menegaskan bahwa capaian ini merupakan hasil kerja bersama seluruh OPD yang terus mendorong pembaruan dalam tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik. Namun demikian, ia juga menekankan bahwa inovasi daerah tidak berhenti pada penghargaan semata.
“Inovasi harus berdampak nyata bagi masyarakat. Prestasi ini menjadi pemacu untuk memperkuat kualitas, keberlanjutan, dan manfaat setiap inovasi yang dijalankan,” ujarnya.
Ke depan, Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat berkomitmen meningkatkan mutu inovasi agar tidak hanya memenuhi indikator penilaian, tetapi juga menjawab kebutuhan riil masyarakat secara efektif dan berkelanjutan.*Mika
(Akhir)
Sumber: Kominfo Pasbar





