BerandaDAERAHMasyarakat Bertanya, Kontraktor Ungkap Rincian Proyek Jalan Senilai Rp1,88 Miliar

Masyarakat Bertanya, Kontraktor Ungkap Rincian Proyek Jalan Senilai Rp1,88 Miliar

Pasaman | Mikanews.id — Senin (15/6/2026) Pertanyaan masyarakat terkait proyek pembangunan jalan provinsi ruas Lubuk Sikaping (Simpang Daliak) – Talu (Simpang Gantiang) dengan nilai kontrak Rp1.882.640.968 akhirnya mendapat penjelasan dari pihak kontraktor pelaksana.

Sebelumnya, proyek yang berada di bawah Dinas Bina Marga, Cipta Karya dan Tata Ruang Provinsi Sumatera Barat tersebut menjadi perhatian masyarakat setelah diketahui panjang penanganan yang terlihat di lapangan sekitar 350 meter.

Menanggapi hal tersebut, Risdianto selaku GS mewakili Direktur PT Pasindo Prima Kreasi menjelaskan bahwa pekerjaan yang dibiayai dalam kontrak tersebut tidak hanya berupa pengaspalan jalan.

“Item pekerjaannya meliputi pengaspalan jalan, bahu jalan beton sepanjang penanganan, serta beberapa titik pasangan batu,” ujar Risdianto kepada Mikanews.id.

Ia menjelaskan, hingga saat ini masih terdapat beberapa item pekerjaan yang belum dilaksanakan karena proyek masih dalam tahap pengerjaan.

“Masih ada pekerjaan bahu jalan, pasangan batu dan marka jalan yang akan dikerjakan,” katanya.

Terkait progres pekerjaan, Risdianto menyebut capaian di lapangan saat ini jauh melampaui target yang telah direncanakan.

“Progres rencana 15,08 persen, sedangkan realisasi sudah mencapai 79,16 persen dengan deviasi positif sebesar 64,08 persen,” jelasnya.Kontraktor

Selain itu, ia memastikan bahwa proses pengujian kepadatan material yang sebelumnya dilakukan di lokasi pekerjaan telah memenuhi spesifikasi teknis yang dipersyaratkan.

“Hasil uji kepadatan sudah terpenuhi, sehingga pekerjaan diizinkan untuk melakukan pengaspalan,” tambahnya.

Penjelasan tersebut memberikan gambaran yang lebih utuh terkait ruang lingkup pekerjaan yang sedang dilaksanakan pada ruas jalan provinsi tersebut. Selain pengaspalan, kontrak pekerjaan juga mencakup pembangunan bahu jalan beton, pasangan batu pada beberapa titik, serta marka jalan yang masih akan dikerjakan hingga proyek selesai.

Masyarakat sebelumnya berharap adanya keterbukaan informasi terkait rincian pekerjaan, volume penanganan, serta progres pelaksanaan proyek agar penggunaan anggaran pembangunan dapat dipahami secara jelas oleh publik.

Dengan adanya penjelasan dari pihak pelaksana, diharapkan masyarakat memperoleh informasi yang lebih lengkap mengenai pekerjaan yang sedang berlangsung serta tahapan pekerjaan yang masih akan dilaksanakan hingga proyek rampung.

Reporter: Roland Mangkuto Sutan

Google News

Related News

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini