Pasaman, Mikanews.id | Bupati Pasaman Welly Suhery meminta kepesertaan dan pembayaran iuran Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) bagi kepala dan perangkat nagari mendapat perhatian serius.
Hal itu disampaikannya saat membuka Pertemuan Terkait Kepesertaan dan Iuran JKN bagi Kepala dan Perangkat Nagari se-Kabupaten Pasaman di Aula Lantai III Kantor Bupati Pasaman, Rabu (29/07/26).
Menurut Welly, jaminan kesehatan bagi aparatur nagari sangat penting. Sebab, mereka merupakan ujung tombak pelayanan pemerintahan di tingkat nagari.
“Kepesertaan dan kelancaran pembayaran iuran JKN bukan sekadar pemenuhan kewajiban administratif.
Ini bagian dari tata kelola pemerintahan yang baik. Kita ingin memastikan seluruh aparatur nagari dapat bekerja dengan tenang, merasa terlindungi, dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Bupati Welly.
Dalam kesempatan itu, Welly juga menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan Kabupaten Pasaman mempertahankan predikat Universal Health Coverage (UHC).
Ia menilai capaian tersebut merupakan hasil sinergi antara Pemkab Pasaman, BPJS Kesehatan, pemerintah nagari, dan seluruh pemangku kepentingan.
Untuk menjaga capaian itu, Bupati meminta Dinas Pemberdayaan Masyarakat (DPM), Badan Keuangan Daerah (BKD), BPJS Kesehatan, serta Pemerintah Nagari memperkuat koordinasi.
Pemanfaatan teknologi informasi juga diminta dilakukan secara maksimal. Salah satunya melalui aplikasi eDABU.
“Optimalkan pemanfaatan aplikasi eDABU dan pastikan pemutakhiran data kepesertaan dilakukan secara tepat waktu dan akurat.
Saya juga minta Perangkat Daerah teknis melakukan pembinaan, monitoring, dan evaluasi secara berkala agar setiap potensi kendala di lapangan dapat diselesaikan dengan cepat dan terukur,” tegasnya.
Bupati berharap kolaborasi tersebut terus diperkuat.
Dengan demikian, kualitas penyelenggaraan Program JKN di Kabupaten Pasaman dapat semakin baik dan mampu mendukung terwujudnya masyarakat yang sehat dan sejahtera.
Pertemuan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Pasaman, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Bukittinggi beserta jajaran, Sekretaris Daerah, Kepala Perangkat Daerah terkait, serta para Wali Nagari dan Person in Charge (PIC) Nagari se-Kabupaten Pasaman.(*)
(St.M)





