BerandaDAERAHJalan Simpang Padang Batiah–Padang Kadok Rusak Parah, Warga Desak Segera Diaspal

Jalan Simpang Padang Batiah–Padang Kadok Rusak Parah, Warga Desak Segera Diaspal

PASAMAN BARAT, MIKANEWS.ID — Jalan Simpang Padang Batiah–Padang Kadok sepanjang 1,5 kilometer di Jorong Bandua Balai, Nagari Bandua Balai, Kecamatan Kinali, Kabupaten Pasaman Barat, diminta segera diperbaiki dan diaspal kembali.

Permintaan tersebut disampaikan Tuo Malin sekaligus tokoh masyarakat Jorong Bandua Balai, Zulhasmi, kepada media, Senin (31/8/2026).

Menurut Zulhasmi, kondisi jalan saat ini sangat memprihatinkan. Lapisan aspal yang sebelumnya menutup badan jalan sudah banyak hilang.

Permukaan jalan kini dipenuhi batu dan kerikil. Lubang juga muncul di sejumlah bagian, terutama ketika hujan turun.

Jalan tersebut merupakan akses utama yang digunakan sekitar 320 kepala keluarga di wilayah tersebut. Jalur yang sama juga dilalui para siswa SDN 40 Kinali setiap hari.

Zulhasmi mengatakan jalan tersebut terakhir kali diaspal pada 2012. Sejak saat itu, menurut dia, jalan tersebut belum kembali mendapatkan perawatan.

“Jalan ini sangat memprihatinkan dan perlu segera mendapat perawatan dari pemerintah. Sudah belasan tahun berlalu sejak terakhir kali diaspal, namun sampai sekarang belum ada perbaikan. Padahal jalan ini sangat vital bagi warga dan para siswa yang setiap hari melintas,” ungkap Zulhasmi.

Warga Minta Pemerintah Segera Bertindak

Zulhasmi berharap Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat segera menindaklanjuti kondisi jalan tersebut.

Menurutnya, perbaikan jalan dibutuhkan untuk menunjang kelancaran aktivitas masyarakat yang menggunakan jalur tersebut setiap hari.

Ia juga menyoroti kepentingan para pelajar yang harus melintasi jalan tersebut dalam perjalanan berangkat dan pulang sekolah.

Zulhasmi berharap kondisi jalan yang rusak tidak dibiarkan semakin lama sehingga akses masyarakat dan pelajar dapat kembali lebih baik.

Jalan Simpang Padang Batiah–Padang Kadok kini menjadi salah satu akses yang dikeluhkan warga karena kondisi permukaannya yang rusak dan belum mendapat perawatan kembali sejak pengaspalan terakhir pada 2012. (HSN)

Google News

Related News

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini