Jakarta | Mikanews : Tokoh agama Habib Rizieq Shihab menyoroti susunan pejabat pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Melalui tayangan saluran YouTube Markaz Syariah pada Selasa malam (15/9/2026), ia secara blak-blakan meminta sisa-sisa kelompok tertentu segera disingkirkan dari struktur kekuasaan.
Habib Rizieq mengaku telah berulang kali menyampaikan desakan ini langsung kepada Presiden.
Ia mengapresiasi langkah yang sudah memberhentikan empat pejabat, di mana salah satunya adalah jenderal yang dituding terlibat dalam peristiwa KM 50. Namun ia menegaskan pembersihan itu belum selesai.
“Masih ada tiga nama dari kelompok yang sama yang belum juga diberhentikan. Presiden harus bertindak tegas membersihkan kabinet dari mereka,” tegasnya.
Selain itu, ia mengecam keras praktik pengisian jabatan strategis di BUMN yang dinilai asal-asalan.
Posisi komisaris, kata dia, banyak dibagikan kepada pendukung politik, pembuat opini, pemengaruh, hingga artis.
Fenomena ini disebutnya sebagai salah satu penyebab utama memburuknya pengelolaan perusahaan milik negara dalam satu dekade terakhir.
“Akibatnya beban negara justru dialihkan melalui berbagai jenis pajak yang mencekik rakyat kecil. Ini yang memicu gelombang protes masyarakat,” ujarnya.
Di sisi lain, Habib Rizieq menyatakan kesiapannya memberikan dukungan penuh kepada Presiden Prabowo Subianto.
Dukungan itu diberikan dengan satu syarat: pemerintah harus benar-benar berani melakukan perang terbuka melawan sindikat mafia, pelaku korupsi, serta kekuatan oligarki di tanah air.
(Red)





