BerandaBERITAKebakaran Lahan di Lamongan Nyaris Mengarah ke Permukiman, Api Padam dalam 30...

Kebakaran Lahan di Lamongan Nyaris Mengarah ke Permukiman, Api Padam dalam 30 Menit

Lamongan | mikanews — Kebakaran lahan kosong terjadi di Desa Tanjung, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, Senin (7/9/2026) sore. Kobaran api melahap rumput ilalang kering di lahan seluas sekitar 2.000 meter persegi yang berada dekat kawasan permukiman.

Gerak cepat polisi, petugas pemadam kebakaran, dan warga berhasil menghentikan kobaran api sebelum meluas ke perumahan yang berada tidak jauh dari lokasi.

Kasihumas Polres Lamongan IPDA M. Hamzaid, S.Pd., mengatakan kebakaran pertama kali diketahui sekitar pukul 15.55 WIB. Laporan kemudian diterima piket jaga Polsek Lamongan Kota.

Lokasi kebakaran berada di sebidang tanah pekarangan milik warga berinisial KA, 56 tahun, warga Kelurahan Tlogoanyar. Lahan tersebut terletak di sebelah timur kawasan perumahan.

Setelah menerima laporan, Kapolsek Lamongan Kota Kompol Beni Ulang S, S.Pd., bersama anggota langsung mendatangi lokasi.

Petugas melakukan pengamanan sekaligus memastikan kobaran api tidak bergerak ke arah kawasan permukiman.

Lahan yang terbakar dipenuhi rumput dan tanaman kering. Kondisi tersebut membuat api mudah menjalar di area yang terbakar.

Polisi kemudian berkoordinasi dengan Unit Pemadam Kebakaran untuk mempercepat penanganan.

Sekitar pukul 16.15 WIB, dua unit truk pemadam tiba di lokasi. Petugas langsung melakukan pemadaman bersama anggota kepolisian yang telah berada di tempat kejadian.

Upaya tersebut membuahkan hasil. Api berhasil dikuasai dan dinyatakan padam sepenuhnya sekitar pukul 16.45 WIB.

Penanganan berlangsung sekitar 30 menit sejak dua unit pemadam tiba di lokasi.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Tidak ada pula kerugian materi lain yang dilaporkan selain rumput kering dan tanaman di lahan tersebut yang terbakar.

Hingga kini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Polisi belum menyimpulkan sumber awal munculnya api.

Kepolisian mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan ketika kondisi tanah dan udara kering.

Warga juga diminta tidak membakar sampah, rumput, maupun sisa tanaman secara sembarangan karena api dapat menyebar ke area lain.

Polisi mengimbau masyarakat segera melapor apabila menemukan asap atau titik api. Pelaporan sejak awal dinilai penting agar api dapat segera ditangani sebelum berkembang dan mengancam kawasan di sekitarnya.

Peristiwa di Desa Tanjung menjadi pengingat bahwa lahan yang dipenuhi tanaman kering dapat menjadi titik rawan kebakaran, terlebih ketika berada berdekatan dengan permukiman. (HS)

Google News

Related News

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini