spot_img
spot_img
BerandaNASIONALMeninggal Dunia Usai Dianiaya Saat Bela Cucu, Nenek RD Tinggalkan Hutang Rumah...

Meninggal Dunia Usai Dianiaya Saat Bela Cucu, Nenek RD Tinggalkan Hutang Rumah Sakit Rp40 Juta karena Tak Punya BPJS

Padang Pariaman | Mikanews : Duka mendalam menyelimuti Nagari Pilubang, Kecamatan Sungai Limau, Padang Pariaman. Seorang nenek berinisial RD (64), meninggal dunia pada Jumat pagi (26/9) setelah dua minggu koma di ruang ICU RS Yos Sudarso Padang.

Ia sebelumnya menjadi korban penganiayaan berat saat berusaha membela cucunya yang diduga mengalami pelecehan seksual oleh seorang pria berinisial FA.

RD mengalami luka parah di bagian kepala setelah dianiaya oleh anak FA, saat ia mencoba mencari keadilan atas perlakuan yang menimpa cucunya.

Akibatnya, RD mengalami pendarahan otak, muntah darah, dan akhirnya koma selama dua pekan sebelum menghembuskan napas terakhirnya.

Yang lebih memilukan, almarhumah RD meninggal dunia tanpa perlindungan BPJS Kesehatan, sehingga seluruh biaya pengobatan harus ditanggung secara mandiri oleh pihak keluarga.

Hingga hari ini, pihak keluarga masih menanggung tunggakan biaya rumah sakit sebesar Rp40 juta.

RD dikenal sebagai sosok nenek yang sederhana dan pekerja keras. Ia menghidupi diri dan cucunya dengan mengumpulkan botol bekas dan meraut lidi.

Dalam keterbatasan hidupnya, ia tetap menunjukkan cinta dan keberanian luar biasa saat berusaha melindungi kehormatan cucu tercinta.

Kini, cucu yang ditinggalkan harus menanggung duka yang mendalam, sekaligus menghadapi beban utang medis yang besar tanpa tahu ke mana harus meminta bantuan.

Warga setempat dan beberapa relawan mulai menggalang dana untuk membantu meringankan beban biaya rumah sakit tersebut.

Sementara itu, masyarakat menuntut agar kasus dugaan pelecehan dan penganiayaan ini segera diproses hukum secara serius.

Aparat penegak hukum diminta bertindak cepat dan memberikan hukuman yang setimpal kepada pihak-pihak yang bertanggung jawab, baik dalam kasus dugaan pencabulan maupun penganiayaan yang menyebabkan kematian.

Kisah RD adalah potret nyata dari keberanian seorang nenek yang tak punya apa-apa, tapi rela mengorbankan segalanya demi menjaga kehormatan cucunya. Sekaligus menjadi cermin suram dari lemahnya perlindungan terhadap masyarakat miskin dalam sistem hukum dan kesehatan di negeri ini.

Semoga almarhumah RD mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT. Dan semoga perjuangannya menjadi pemantik kesadaran kita semua untuk lebih peduli terhadap korban kekerasan, serta pentingnya jaminan kesehatan bagi setiap warga negara, tanpa terkecuali. *mika

@eja

Google News

Related News

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini