BerandaSASTRANegeri yang dipoles Cahaya

Negeri yang dipoles Cahaya

Negeri yang dipoles Cahaya
Oleh : Yelpi Nofitri, S.Pd
Sesuai fakta di lapangan dan pengalaman penulis, puisi ini dibuat dengan hati terinspirasi dari fakta-fakta yang dilihat di lapangan.
Tidak sedikit pejabat pemerintahan memberikan pekerjaan kepada orang yang tidak mempunyai keahlian di bidangnya.

saya katakan: “memberikan pekerjaan kepada orang yang bukan ahlinya, tunggulah kehancuran”. Hal ini sesuai dengan hadis shahih al-Bukari.

Dalam bahasa Arab:
إِذَا وُسِّدَ الْأَمْرُ إِلَى غَيْرِ أَهْلِهِ فَانْتَظِرِ السَّاعَةَ

Makna hadis: Rasulullah ﷺ mengajarkan bahwa setiap amanah, jabatan, atau pekerjaan harus diberikan kepada orang yang memiliki keahlian, kemampuan, dan integritas.

Jika suatu urusan diserahkan kepada orang yang tidak kompeten, maka hal itu dapat menimbulkan kerusakan, ketidakadilan, dan kegagalan.

Hadis ini menjadi salah satu landasan penting dalam Islam mengenai profesionalisme, kepemimpinan, dan penempatan seseorang sesuai dengan kompetensinya.

_______________

Suara lantang menjanjikan harapan
Di atas tanah dan bebatuan, namun
Senyum rakyat semakin memudar
Pada tiang yang tak lagi kokoh

Jalanan banyak lobang di desa
Yang berselimut debu,
Sampah berserakan tiap sudut lorong
Menjadi saksi perjalanan anak negeri

Jejak tinta dipenuhi pujian
Tak nampak coretan sama sekali
Yang terpahat hanya pesta dan ceremony
Sedang jerit rakyat tenggelam tanpa bunyi

Kabarnya, kursi lebih mudah berpindah
Pada tangan
Yang saling menggenggam kepentingan,
Sementara mereka yang datang dengan
Bakat dan potensi, pulang dengan harapan yang menepis

Google News

Related News

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini