Pasbar | Mikanews : Pemerintah kabupaten Pasaman Barat berhasil raih Opini WTP KE-7 kali secara beruntun.Hal tersebut diucapkan oleh Bupati Pasbar, H. Yulianto saat menyampaikan Pertanggung- jawaban Keuangan Daerah Terkelola Transparan dan Akuntabel di Nota Pengantar Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pertanggung-jawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD, Senin (15/6/2026).
Rapat yang berlangsung di Kecamatan Pasaman ini dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Pasaman Barat, Dirwansyah dan dihadiri lengkap oleh anggota dewan, unsur Forkopimda, Staf Ahli, Asisten, seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta para pemangku kepentingan daerah.
Bukti Kepercayaan:
Opini Wajar Tanpa Pengecualian
Dalam pidatonya, Bupati Yulianto menyampaikan rasa syukur dan apresiasi setinggi-tingginya atas diraihnya kembali predikat Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Tahun 2025.
“Capaian ini bukan milik eksekutif saja, melainkan hasil kerja keras dan sinergi yang baik antara Pemerintah Daerah dan DPRD, serta seluruh jajaran aparatur. Ini menjadi bukti bahwa pengelolaan keuangan daerah berjalan sesuai prinsip transparan, akuntabel, dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya.
Meski demikian, Bupati menegaskan bahwa predikat ini bukan alasan untuk berpuas diri.
Masih terdapat sejumlah catatan perbaikan yang harus di tindaklanjuti agar tata kelola keuangan semakin sempurna di masa mendatang.
Realisasi Keuangan Daerah 2025 Secara rinci, kinerja keuangan Pasaman Barat pada tahun 2025 menunjukkan hasil yang cukup baik:
– Pendapatan Daerah: Ditargetkan Rp1,262 triliun, terealisasi Rp1,262 triliun atau mencapai 99,99%
– Belanja dan Transfer: Dianggarkan Rp1,333 triliun, terealisasi Rp1,196 triliun atau sebesar 89,74%
– Posisi Keuangan: Total aset daerah tercatat Rp2,656 triliun, dengan kewajiban sebesar Rp40,85 miliar, sehingga menghasilkan ekuitas bersih senilai Rp2,615 triliun.
Rincian aset daerah terdiri dari:
– Aset lancar: Rp143,46 miliar
– Investasi jangka panjang: Rp125,55 miliar
– Aset tetap: Rp2,237 triliun
– Aset lainnya: Rp148,49 miliar
Komitmen Perbaikan dan Kesejahteraan Rakyat
Bupati Yulianto berharap dukungan dan pengawasan konstruktif dari DPRD senantiasa terjalin erat, hingga upaya bersama dalam meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan daerah dan pelaksanaan APBD pada tahun-tahun mendatang dapat kita tingkatkan.
Ia menyatakan bahwa seluruh kekurangan yang ada akan segera diperbaiki agar anggaran dapat di manfaatkan secara lebih efektif, efisien, dan tepat sasaran demi meningkatkan kesejahteraan seluruh masyarakat Pasaman Barat.
“Kami berkomitmen terus melakukan perbaikan berkelanjutan. Dukungan DPRD sangat kami butuhkan agar APBD benar-benar menjadi instrumen yang kuat untuk membangun daerah dan mensejahterakan warga,” pungkasnya.
(Aulia)





