PASAMAN BARAT, Mikanews.id | Sekretaris Daerah (Sekda) Pasaman Barat, Doddy San Ismail, memastikan persiapan Pemilihan Wali Nagari (Pilwana) Serentak 2026 di Kecamatan Luhak Nan Duo berjalan dengan baik. Kepastian itu diperoleh setelah Sekda turun langsung melakukan monitoring ke sejumlah nagari pada Rabu (22/7).
Pilwana Pasaman Barat 2026 menjadi perhatian serius pemerintah daerah karena akan digelar secara serentak di 87 nagari dengan sistem e-voting. Pemerintah ingin memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai aturan serta siap menghadapi pelaksanaan pemungutan suara yang transparan dan demokratis.
Dalam kunjungan tersebut, Doddy San Ismail didampingi Staf Ahli Bupati Pasaman Barat Getri Ardenis, Kepala Bidang Penataan Nagari DPMN M. Syahrir, serta sejumlah stakeholder terkait. Tim monitoring menyambangi Kantor Wali Nagari Giri Maju, Pujorahayu, Ophir, dan Sariak untuk melihat langsung perkembangan persiapan di lapangan.
Pilwana Serentak Pasaman Barat dinilai telah menunjukkan kesiapan yang semakin matang. Dari hasil pemantauan, berbagai aspek penyelenggaraan mulai dari administrasi hingga kesiapan panitia terus dipersiapkan agar pelaksanaan pemilihan berjalan lancar.
“Alhamdulillah, persiapan lebih baik. Kita berharap Pilwana serentak di 87 nagari dengan sistem e-voting di Kabupaten Pasaman Barat dapat terlaksana dengan baik, jujur, dan adil,” kata Doddy San Ismail saat monitoring.
Salah satu hal yang menjadi perhatian dalam monitoring tersebut adalah kondisi di Nagari Ophir. Sekda mengungkapkan jumlah bakal calon wali nagari di wilayah itu telah melebihi lima orang. Sesuai ketentuan yang berlaku, para bakal calon harus mengikuti tahapan seleksi tambahan sebelum ditetapkan sebagai calon resmi.
Nagari Ophir akan menjalani proses penyaringan melalui seleksi administrasi dan tes tingkat kabupaten. Tahapan ini dilakukan untuk memastikan seluruh peserta memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan dalam regulasi Pilwana.
Doddy menilai kesiapan panitia dan perangkat nagari di sejumlah lokasi yang dikunjungi sudah cukup baik. Meski demikian, ia meminta seluruh unsur penyelenggara tetap menjaga profesionalitas dan bekerja maksimal demi menyukseskan pesta demokrasi tingkat nagari tersebut.
Menurutnya, setiap nagari memiliki karakteristik dan potensi yang berbeda. Karena itu, panitia diharapkan mampu mengelola pelaksanaan Pilwana dengan tetap mengedepankan kekhasan masing-masing nagari tanpa mengabaikan aturan yang berlaku.
Pilwana 87 Nagari di Pasaman Barat juga membutuhkan dukungan penuh dari masyarakat. Partisipasi pemilih dinilai menjadi faktor penting dalam menentukan kualitas demokrasi di tingkat nagari.
Untuk itu, Sekda mengajak seluruh warga Pasaman Barat menggunakan hak pilihnya saat hari pemungutan suara nanti. Dengan tingginya partisipasi masyarakat, Pilwana serentak 2026 diharapkan berlangsung aman, tertib, demokratis, jujur, dan adil serta menghasilkan pemimpin nagari yang benar-benar mendapat kepercayaan masyarakat.
(Yelpi)





