BerandaDAERAHBangun Madrasah dari Budaya Cinta dalam Pembelajaran

Bangun Madrasah dari Budaya Cinta dalam Pembelajaran

Pasaman Barat | Mikanews.id – Meningkatkan mutu pendidikan di jajaran madrasah tidak hanya ditentukan kurikulum, sarana, atau teknologi. Guru harus mampu proses menghadirkan pembelajaran yang menyentuh hati, membangun karakter, dan menginspirasi peserta didik.

Semangat itulah menjadi fokus dalam pemantapan implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) bersama Kabid Pendidikan Madrasah (Penmad) Kanwil Kementerian Agama Sumatera Barat, Tan Gusli, di MAN (Madrasah Aliyah Negeri) 5 Pasaman Barat, Simpang Empat, Selasa (21/7).

Implementasi KBC, ulasnya, mengajak pendidik membangun proses pembelajaran yang humanis, berpusat pada peserta didik, memperkuat nilai-nilai akhlak, empati, dan keteladanan.

Guru, ketika mengajar dilaksanakan dengan dengan semangat, merasa dihargai, dan tumbuh dalam lingkungan yang aman, nyaman, serta menyenangkan.

Melalui kegiatan ini diharapkan lahir budaya pembelajaran yang lebih kolaboratif, inovatif, dan berorientasi pada pengembangan karakter. Dampaknya bukan hanya meningkatnya kualitas pembelajaran di kelas, tetapi juga tumbuhnya kepercayaan masyarakat terhadap madrasah sebagai lembaga pendidikan yang mampu melahirkan generasi yang cerdas, berakhlak mulia, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Madrasah yang hebat bukan hanya mencetak siswa yang pintar, tetapi juga membentuk manusia yang berkarakter. Itulah esensi kurikulum berbasis cinta di setiap satuan pendidikan (madrasah) yang ada, kata Tan Gusli, menutup. (gmz)

Google News

Related News

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini