BerandaDAERAHGuru MTsN 4 Pasaman Barat, Ikuti Workshop Implementasi KBC

Guru MTsN 4 Pasaman Barat, Ikuti Workshop Implementasi KBC

Pasaman Barat, Mikanews.id | Pendidik di lingkungan Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 4 Pasaman Barat, Kamis hingga Sabtu, 29 – 31 Oktober 2026, mengikuti workshop IKBC (Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta) di aula madrasah setempat, Simpang Empat.

Workshop Implementasi KBC selama tiga hari itu, dibuka Kepala Kantor Kementerian Agama Pasaman Barat, Thomas Febria, didampingi Kasi Pendidikan Madrasah (Penmad), Hilaluddin, Kepala madrasah, Syamsu, para wakil kepala, Kaur Tata Usaha, Rahmadi, dan Tim Kreatif Humas dan Protokol Pranata Humas Ahli Muda Kantor Kementerian Agama Pasaman Barat.

Kepala Kantor Kementerian Agama Pasaman Barat, Thomas Febria, sampaikan, Kementerian Agama RI menggagas penerapan kurikulum berbasis cinta, sebagai acuan dalam penerapan PBM (Proses belajar mengajar) antara pendidik dengan peserta didiknya di setiap lembaga pendidikan, sesuai jadwal dan satuan pendidikan masing-masing.

Implementasi KBC di satuan pendidikan, ulasan Kepala Kantor lagi, menjadi inisiatif dalam pengembangan pendidikan agama dan keagamaan, mkkbertujuan menanamkan nilai cinta kepada Tuhan, sesama manusia, lingkungan, dan bangsa sejak usia dini..

Hingga saat ini, ulasnya, masih ada fenomena di sejumlah pelajar yang menunjukkan sikap intoleran, saling menyalahkan, bahkan membenci satu sama lain karena perbedaan keyakinan.

Hal ini, kata Amien, sering kali terjadi tanpa disadari sejak dini.

Kurikulum cinta, hadir sebagai solusi melalui insersi nilai-nilai keberagaman dalam berbagai mata pelajaran, khususnya dalam pendidikan Islam di bawah naungan Kementerian Agama, seperti dilaksanakan di setiap satuan pendidikan di lingkungan Kantor Kementerian Agama Pasaman Barat.

Kurikulum ini, kata Thomas Febria, ingatkan empat aspek utama. Pertama, membangun cinta kepada Tuhan (Hablum Minallah). Anak-anak sejak dini dibiasakan memperkuat hubungannya dengan Allah SWT, melalui menjalankan setiap yang disuruh dan menjauhi larangan-Nya.

“Kedua, membangun dan cinta kepada sesama manusia, apa pun agamanya. Anak-anak harus dibiasakan dengan keberagaman, membangun hablum minannas yang kuat,” kata Kepala Kantor Kementerian Agama Pasaman Barat itu.

Kepala MTsN 4 Pasaman Barat, Syamsu, katakan, sebagai narasumberj pada kegiatan tiga hari itu, Lenni, Widyaiswara dari BDK (Balai Diklat Keagamaan) Padang, Kasubbag Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Pasaman Barat, Suharjo, dan Kasi Pendidikan Madrasah (Penmad), Hilaluddin. (gmz)

Google News

Related News

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini